POSPEDA : Sinkronisasi Olahraga , Seni dan Agama, APA Bisa?

0 Comments

POSPEDA (Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah) baru saya dengar dan saya tahu ketika saya dua tahun bekerja di salah satu yayasan lembaga pendidikan dari TK, SDI, MTs, SMA dan Pondok Pesantren di Kota Malang, lembaga pendidikan tersebut memiliki pondok pesantren dan sudah barang tentu di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag). Pertama kali saya mengetahui Pospeda ditahun 2018 saya langsung diberikan amanah untuk “menahkodai” Tim Pospeda Futsal Kota Malang . Memang amanah yang cukup berat dan bukan hal mudah mempersiapkan tim futsal jika hanya waktu singkat dan tidak terprogram. Pospeda sebenernya sama dengan Porseni, Porprov, Aksioma, Popda, Pomda dan lain sebagainya. Sedikit saya jelaskan beberapa kejuaraan yang telah saya sebutkan sebelumnya, saya jelaskan dengan literatur dan informasi yang saya terima, sebagai berikut:

  • PORPROV (Pekan Olahraga Provinsi), kejuaraan yang sangat prestige antar kota di dalam satu provinsi, yang nantinya akan diproyeksikan untuk PON (Pekan Olahraga Nasional), Porprov dilaksanakan dua tahun sekali.
  • PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni), kejuaraan ini sering dilaksanakan, porseni ini diadakan untuk kelompok usia SD/MI, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, kejuaraan ini dilaksanakan dua tahun sekali
  • AKSIOMA (Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga Madrasah) Kejuaraan ini melibatkan seluruh siswa yang hanya menempuh jenjang pendidikan di Madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), kejuaraan ini dilaksanakan dua tahun sekali.
  • POPDA (pekon Olahraga Pelajar Daerah) Kejuaraan ini diperuntukkan para pelajar yang memiliki bakat dan minat di bidang olahraga, untuk kejuaraan Popda ini berlangsung berapa kali saya tahu pasti, karena popda ini belum konsisten diselenggarakan.
  • POMDA (pekan Olahraga Mahasiswa Daerah) jika popda dikhususkan untuk pelajar, maka pomda diperuntukkan para mahasiswa, dan nantinya akan di pertandingkan dan diperlombakan di ajang Nasional.

bedanya Pospeda dikhususkan untuk anak yang memang bermukim dipondok pesantren. Pospeda diadakan 2 atau 3 tahun sekali (informasi ini masih belum valid secara pasti). Jika memang Pospeda menjadi agenda atau program kerja yang ada Kemenag, maka seharusnya ada satu event atau kompetisi yang harus diselenggarakan khusus untuk pondok pesantren, jadi akan menjadi hal yang baik untuk program kerja dari kemenag, menjadi agenda juga di masing-masing pondok pesantren yang ada di Kota Malang. Maka mendapatkan pemain atau atlet pilihan untuk kota Malang tidak kebingungan atau tidak terlalu mengalami kesulitan.  

Di tahun 2021 ini, Pospeda diadakan secara mendadak dan terkesan ingin menghabiskan dana karena diadakan diakhir tahun 2021. Entah memang terkesan mendadak atau memang informasi pospeda tahun ini, terlambat diinfokan atau disosialisasikan kepada pondok pesantren di Kota Malang. Pada Akhirnya lembaga pendidikan dimana saya bekerja melaksanakan rapat mendadak untuk mempersiapkan cabor yang dilombakan, dipertandingkan dan seni yang diperlombakan. Mungkin memang pemain/atlet serta santri yang di turunkan di pospeda seperti seadanya dan belum dipersiapkan jauh sebelum pospeda 2021 ini diadakan, maka hal itu berkolerasi dengan hasik yang didapat dilapangan belum maksimal. Harapan saya pribadi ke depan, program pospeda ini jelas akan selalu diselenggarakan, apalagi membawa nama Kota Malang nantinya, harusnya ada salah satu event atau kompetisi yang selalu diadakan setiap tahunnya untuk mempersiapkan Kompetisi Pospeda nantinya. Adanya event atau kompetisi yang diselenggarakan sebelum pospeda, maka memberikan program kerja tambahan untuk setiap pondok pesantren yang ada di Kota Malang, para santri juga tidak hanya belajar agama, belajar mengaji dsb, tapi juga para santri ini akan berolahraga dan menyalurkan bakat mereka di bidang olahraga atau seni, dengan begitu para santri ini siap untuk terjung ke arena pertandingan dan siap mental untuk bertanding dengan pondok lain atau bersaing dengan santri lain.

By : Eboy (Founder Kuantanamo FC)


Leave a Reply

%d bloggers like this: