Kinder Movement

Kinder Movement

TENTANG KINDER MOVEMENT

Kinder Movement merupakan bentuk fasilitasi literasi fisik yang  bertujuan untuk memaksimalkan tingkat tumbuh kembang fisik, motorik, kognitif, mental dan sosial anak. Kinder Movement fokus pada aktivitas fisik yang menyenangkan, kreatif dan inovatif berbasis Long Term Athlete Development (LTAD) yang disusun dan dijalankan oleh SDM yang ahli dalam bidang physical education, sport science and sport health science.

VISI

Menjadi lembaga literasi fisik yang berkontribusi untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak.

MISI

  1. Menyediakan lingkungan bermain yang menyenangkan inovatif dan kreatif
  2. Menyelenggarakan aktivitas fisik berbasis Long Term Athlete Development.
  3. Memberikan fasilitasi perkembangan afektif, psikomotor kognitif melalui aktivitas fisik.

TUJUAN

  1. Menciptakan lingkungan bermain yang menyenangkan, inovatif dan kreatif sehingga mampu menjadi rujukan aktivitas fisik anak.
  2. Menghasilkan tumbuh kembang anak sesuai dengan fase pertumbuhan dan perkembangan hidup manusia.
  3. Menciptakan budaya literasi fisik untuk memaksimalkan perkembangan afektif, psikomotor, dan kognitif anak

FASILITAS KINDER MOVEMENT

Kurikulum Berbasis LTAD

Kinder Movement menggunakan kurikulum berbasis Long Term Athlete Development (LTAD) sebagai dasar perancangan program aktivitas fisik pada anak.

Stadium General

Seluruh agenda kegiatan & program aktivitas fisik yang akan diterapkan dipaparkan kepada para orang tua peserta dalam sebuah forum stadium general

Laporan Kegiatan

Tujuan diberikannya laporan kegiatan adalah sebagai alat bantu untuk orang tua mengamati perkembangan anak dalam mengikuti kegiatan Kinder Movement

Tim Fasilitator

Kinder Movement mempunyai 1 instruktur, 4 fasilitator, pelatih, dan satu admin yang berkompetensi pada bidang aktivitas fisik anak

Konsultasi

Para orang tua juga di fasilitasi untuk bisa berkonsultasi seputar perkembangan ataupun kesulitan fisik dalam proses tumbuh kembang anak.

PROGRAM KINDER MOVEMENT

Kids to Move

Aktivitas ini merupakan rangkaian permainan yang membuat anak aktif, tujuannya sebagai aktivitas pengenalan sehingga anak pada pertemuan berikutnya benar-benar siap melakukan berbagai aktifitas yang lebih komplek.

Fundamental Movement

Aktifitas fisik ini berfokus pada pengembangan kemampuan gerak dasar, seperti gerak lokomotor, non lokomotor, manipulatif melalui permainan yang menyenangkan dan cocok bagi anak-anak.

Functional Fitness

Aktivitas fisik ini dirancang untuk memungkinkan anak menyalurkan energi ke dalam sebuah gerakan kebugaran yang dilakukan dengan menggunakan berat tubuh. Tujuannya meningkatkan stabilitas, kekuatan, koordinasi, keseimbangan, kelincahan, mobilitas, daya tahan, dan fleksibilitas tubuh anak

Dancing

Aktivitas fisik ini dirancang untuk membuat anak aktif bergerak mengikuti berbagai koreografi, sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan otot dan tulang, fleksibilitas, keseimbangan, kemampuan berfikir dan daya tangkap anak.

Team Work

Aktivitas fisik yang dirancang mengkombinasikan berbagi permainan berfokus pada pengembangan kemampuan anak dalam berkerjasama sekaligus meningkatkan interaksi sosial dan ekspresi diri terhadap lingkungan bermain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BENEFIT

MENGIKUTI PROGRAM KINDER MOVEMENT

 

Anak-anak yang berolahraga lebih cenderung menjadi lebih disiplin & tetap menjaga kebiasaan berolahraga saat dewasa.

Anak-anak yang berolahraga memiliki kepercayaan yang lebih baik dibandingkan yang tidak berolahraga. Kegiatan aktivitas fisik yang teratur dapat mencegah atau menunda perkembangan banyak penyakit kardiovaskular kronis (mis. Penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan hipertensi) dan meningkatkan derajat kesehatan anak.

Aktivitas fisik yang teratur meningkatkan kualitas tidur anak-anak.

Partisipasi dalam kegiatan olahraga juga membantu meningkatkan sesehatan otak & meningkatkan cara berfikir anak.

Aktifitas fisik membantu pertumbuhan & pengembangan keterampilan motorik anak.

Olahraga membantu anak-anak mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Aktivitas fisik yang teratur membantu membangun dan memelihara otot, tulang, dan sendi yang kuat dan sehat.

Olahraga menghasilkan hormon Dopamine yang merupakan sistem / pemicu alami tubuh.

Anak-anak yang melakukan olahraga mengalami lebih sedikit gejala kecemasan dan depresi sehingga membuat suasana hati yang lebih baik.

Olahraga yang teratur sering meningkatkan koordinasi motorik halus dan motorik kasar serta dapat meningkatkan pengembangan berbagai keterampilan kinerja motorik.

 

KURIKULUM KINDER MOVEMENT

Kurikulum Kinder Movement berbasis Long Term Athlete Development (LTAD) yang dikemas dalam bentuk aktivitas fisik yang disesuaikan dengan usia kronologis, gender, pertumbuhan dan perkembangan fisik, serta emosional anak.

 

USIA                 TAHAP                                              GOAL

 

2-3 Tahun Active Start Anak mampu melakukan gerakan merangkak, berjalan dan berlari ke segala arah dengan baik
3-4 Tahun Active Start Anak mampu melakukan gerakan melempar dan menangkap dengan baik
4-5 Tahun Active Start Anak mampu melakukan gerakan lompat, loncat dan menjaga keseimbangan tubuh dengan stabil.
5-6 Tahun Active Start Anak mampu melakukan gerakan menendang, memukul, dan berguling kesamping dengan sangat berani.
6-7 Tahun Fundamental Anak mampu melakukan gerak jalan, lari kombinasi loncat, lompat, dan berguling kedepan dengan penuh keberanian.
7-8 Tahun Fundamental Anak mampu melakukan gerak jalan, lari kombinasi menendang, melempar, menangkap, memukul, dan meroda kedepan dengan penuh keberanian.

 

 

USIA              TAHAP                                                GOAL

 

8-9  Tahun        Fundamental         Anak mampu menjaga stabilitas tubuh

ketika melakukan rangkaian gerak komplek berguling dan meroda.

9-10 Tahun     Learning to Train     Anak mampu melakukan berbagai

gerak kordinasi mata dan tangan, mata dan kaki (objek control) dengan baik

10-11 Tahun     Learning to Train     Anak mampu melakukan berbagai

gerakan latihan kebugaran (otot besar)

11-12 Tahun     Learning to Train     Anak mampu melakukan berbagai

gerak dasar dalam sebuah permainan cabor olahraga

NB ; TARGET GOAL AKAN DI CAPAI SELAMA 6 BATCH ATAU 1TAHUN

SISTEM PELAKSANAAN KEGIATAN

Kegiatan Kinder Movement dilakukan mengikuti kronologis usia anak selama

1 tahun penuh guna memaksimalkan perkembangan dan pertumbuhan anak. Selama 1 tahun terdiri dari 6 batch dengan rincian setiap batch terdiri dari 5 kali pertemuan. Jadi selama 1 tahun terdapat 30 kali pertemuan.

Sistem pelaporan raport akan dibagi menjadi 2 yaitu raport per-kegiatan dan raport akhir. Raport per-kegiatan merekam kondisi dan situasi yang dialami anak selama kegiatan, seperti kondisi sosial, cara berkomunkasi, dan hambatan yang dialami anak. Sedangkan raport akhir yaitu memaparkan perkembangan anak secara keseluruhan baik psikomotor, afektif dan koknitif.

Sistem kenaikan kelas dan penambahan beban tugas gerak anak mengikuti bertambahnya kronologis usia, sehingga kegiatan Kinder Movment yang dilakukan anak benar-benar terstruktur dan sistematis sesuai dengan tahapan tumbuh kembang setiap anak.

 

BENTUK KEGIATAN KINDER MOVEMENT

KIDS TO MOVE

Aktivitas ini merupakan rangkaian permainan yang membuat anak aktif, tujuannya sebagai aktivitas pengenalan sehingga anak pada pertemuan berikutnya benar-benar siap melakukan berbagai aktifitas yang lebih komplek.

 

 

FUNDAMENTAL MOVEMENT

Aktifitas fisik ini berfokus pada pengembangan kemampuan gerak dasar, seperti gerak lokomotor, non lokomotor, manipulatif melalui permainan yang menyenangkan dan cocok bagi anak-anak.

 

 

FUNCTIONAL FITNESS

Aktivitas fisik ini dirancang untuk memungkinkan anak menyalurkan energi ke dalam sebuah gerakan kebugaran yang dilakukan dengan menggunakan berat tubuh. Tujuannya meningkatkan stabilitas, kekuatan, koordinasi, keseimbangan, kelincahan, mobilitas, daya tahan, dan fleksibilitas tubuh anak

DANCING

Aktivitas fisik ini dirancang untuk membuat anak aktif bergerak mengikuti berbagai koreografi, sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan otot dan tulang, fleksibilitas, keseimbangan, kemampuan berfikir dan daya tangkap anak.

TEAM WORK

Aktivitas fisik yang dirancang mengkombinasikan berbagi permainan berfokus pada pengembangan kemampuan anak dalam berkerjasama sekaligus meningkatkan interaksi sosial dan ekspresi diri terhadap lingkungan bermain.