Active Movement Volleyball School (AMVS)

0 Comments

latihan rutin AMVS

Dikutip dari laman resmi fivb.com tim bolavoli indoneisa saat ini untuk tim putra berada pada peringakat 85 dari 220 Negara yang masuk kategori penilaian FIVB. Peringkat tersebut jauh dibawah tim bolavoli saingan tim Indonesia pada setiap gelaran Seagame yaitu Thailand yang berada pada peringkat 56. Untuk timnas putri saat ini menduduki urutan ke 76 dari 120 Negara yang masuk kategori penilaian FIVB. Tim putri Indonesia kalah jauh jika dibandingkan Thailand yang masuk peringakat 20 besar dunia (peringkat 19). Melihat kondisi tersebut pekerjaan rumah tim bolavoli Indonesia baik putra maupun putri sangatlah besar. Perlu pembenahan yang mendasar dan sustainable.

Dikutip dari laman Kompas.com (2021, Maret 14) Menpora Amali menjelaskan, berdasarkan hasil pemetaan ditemukan ada 13 hal permasalahan utama olahraga nasional antara lain partisipasi dan kebugaran jasmani masyarakat berolahraga masih rendah, prasarana dan sarana olahraga masih terbatas dan belum memenuhi standar, sistem pembinaan olahraga prestasi belum dikembangkan dan dilakukan secara sistematis, terencana, berjenjang dan berkelanjutan. Selain itu  hal paling urgen adalah sport science belum dijadikan sebagai faktor utama untuk mendukung prestasi olahraga.

Dalam proses pembinaan bolavoli di Indonesia sebenarnya sudah dalam track yang benar. Hal tersebuat tercermin dari terselenggaranya beberapa event bolavoli mulai tingkat professional sampai pada tingkat klompok usia.Terselenggaranya event bolavoli baik skala nasional maupun daerah tersebut tidaklah cukup untuk membenahi peringkat tim putra maupun tim putri bolavoli Indonesia,  hal tersebut karena tidak adanya pembinaan secara serius di cabang bolavoli. Sebagai contoh untuk pembinaan hanya sebatas latihan yang dilakukan pada saat akan melakukan event-event tertentu seperti puslatda dan puslatkot atau yang lainnya. Ada beberapa pembinaan bolavoli yang memang berhasil untuk mencetak atlet bolavoli yang berkualitas, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Banyak pelatih yang mengabaikan akan proses dan lebih mementingkan hasil, oleh sebab itu banyak atlet yang tidak samapi top perfomence di usia yang matang karena sudah habis diusia perkembangannya. Hal tersebut dikarenakan dalam pembinaan bolavoli belum memiliki kurikulum yang pasti dalam proses pembinaannya, oleh karena itu banyak pelatih atau pendidik gagal dalam pembentukan atlet. 

Active movement yang merupakan lembaga yang bergerak di bidang literasi olahraga menginisiasi adanya “SEKOLAH BOLAVOLI”. Sekolah tanpa ruang kelas yang diharapkan mampu memberikan sedikit solusi untuk generasi penerus bangsa melalui aktivitas bolavoli. Sein tentunya turut andil dalam pembinaan prestasi bolavoli.

Sekolah bolavoli yang kita inisiasi ini kami sebut dengan “ Active Movement Volleyball School (AMVS)”. Bekerjasama dengan bidang kepemudaan dan olahraga Desa Girimoyo, Keamatan Karangploso, Kabupaten Malang saling bahu membahu merintis olahraga yang kurang popular di  wilayah kabupaten malang bagian utara ini dengan semangat yang tinggi. Semoga dengan adanya AMVS ini mampu memberikan secercah harapan untuk perkembangan bolavoli khususnya dilingkungan tempat latihan dan Indonesia secara umum.

Oleh: TM Fadiel (penggiat olahraga kelereng)


Leave a Reply

%d bloggers like this: